Reklame

Selasa, 18 Januari 2011

Kritik membangun untuk senjata PINDAD

Melihat iklan Pindad disebuah majalah, gw jadi pengen nguneg-nguneq soal Senapan Pindad seri SS-2 dan PM-2.
Ibaratnya gw cuma penonton bola, yang tereak-tereak nonton bola, tapi nggak bisa maen bola, boleh dooong kalo gw sumbang pendapat dari kacamata awam yang nggak ngerti senjata ini.

Intinya, gw kurang sreg sama desain senjata buatan Pindad, bukan kurang sreg semua sih, cuma kebetulan kurang sreg sama senapan Pindad SS2 dan PM2 ajah.
Walaupun mungkin gw nggak paham segi finansial, segi teknikal, durability, flexibility, fungsionalnya ataupun segi politisnya tetep aja gw kurang sreg sama bentuknya.
Sungguh sempit memang jika dipandang dari segi bentuk saja, tapi ya, sah-sah saja toh kalau kita menilai dari bentuknya? Gw sendiri juga mungkin baru seneng liat bentuk senjata waktu sering-seringnya pemberitaan konflik Timor-Timur, konflik Afghanistan, invasi Irak, dll.
Disana, mungkin kita sering disuguhi pemandangan senjata seri M-16A2, M4A1, SS-1 (FNC), Steyr AUG, AK-47, dll.
Melihat seri M16 atau M4, mungkin sebagian besar setuju kalau senjata ini bentuknya enak dilihat. SS-1 (FNC) juga gagah dan pantas disandang tentara kita. Steyr AUG terlihat futuristik dan fungsional dan AK-47 terkesan garang menurut gw.
Anehnya, melihat senjata-senjata produksi-produksi terakhir Pindad, kok rasa itu nggak ada ya? Ibaratnya love at a first sight, nggak ada getaran-getaran kekaguman ketika melihatnya.
Mungkin karena produk senjata Pindad tersebut lebih mirip kawin silang ketimbang desain baru kali ya? Jadi rasanya seperti pernah lihat gitu lohhh.. Nggak terlalu greng lagi rasanya.
Gw sendiri nggak mengerti sulitnya men-disain sebuah senjata atau kerumitan dalam proses pembuatannya, cuma kan gw juga pingin dong negara kita tercinta ini juga punya senjata yang dikagumi dunia? dan bukan hanya dikenal karena tertangkap waktu hendak diselundupkan aja dooong..
Wkwkwk..
Menurut gw, kebanggaan atas produk dalam negeri, tentu juga harus dimulai dari produknya. Kalau produknya biasa saja, apa kita harus bangga juga? Apa kalau tidak bangga dibilang tidak nasionalis?
Monggo silahkan dibandingkan dengan desain-desain senapan serbu (assault rifle) terkini pada tulisan disini..

Seri SS-1, mungkin ndak perlu dibahas. Karena kalau tidak salah ini lisensi dari FNC, yang notabene bukan desain baru. Kebetulan yang gw liat di iklan tersebut juga adalah seri SS-2 dan PM-2.
Senapan Serbu SS-2 V4 Pindad
CMIIW (Correct Me If I am Wrong) seri SS-2 ini lebih mirip kawin silang antara senjata-senjata seri FNC/Galil, seri M16/M4 dan seri AK. Sekali lagi, ma'af kalau saya salah, karena ndak pernah lihat aslinya dan cuma lihat gambar saja.
Seperti contoh gambar diatas, muzzle brake (flash hider) sepertinya model muzzle brake yang lazim digunakan pada senapan-senapan Rusia. Ujung laras daerah gas tube sepertinya mengadopsi seri AK. Handguard, yang biasa jadi pegangan depan senapan terlihat seperti persilangan handguard M16-A2 dan FNC. Frame utama sendiri seperti sebangun dengan FNC
Sementara seri PM-2 ini lebih mirip kawin silang antara senjata-senjata seri MP5 (H&K), FNC/Galil dan M16/M4. Framenya sepertinya banyak mengadopsi MP5K, Colt dan FNC. Telescopic stocknya mirip versi Colt seri M4, atau folding stock mirip FNC. Handguardnya sepertinya mengadopsi milik H&K seri MP5 atau Colt seri Carbine.
Eniwei, ketimbang seri SS-2-nya, seri PM-2 V3 ini cukup "sexy" menurut gw..
Singapore SAR-21
Tentu saja hal tersebut sah-sah saja. Wong dari jaman Perang Dunia II juga contek-contekan senjata sudah ada. Seperti contek-contekan senjata Jerman, Rusia, dll. Negara tetangga kita, Singapore juga "mencontek" TAVOR, senjata pengganti Galil, Israel yang nama resminya TAR-21 dan lalui dinamai SAR-21 (Singapore Assault Rifle) untuk versi Singaporenya.
Cuman, yang suka mengganggu kepala gw ini kenapa nyontek yg sudah lamaaaaaa???
Seri AK (Kalashnikov) sudah ada sejak era WW2, M16 sudah dipakai sejak Perang Vietnam, FNC (SS1) sudah didisain sejak 1975-an, atau H&K seri MP5 yang sudah didisain sejak awal 1960-an.
See? Minimal desain tersebut sudah ada 30 tahunan toh??
Beretta ARX-160
Kalau memang harus mengadaptasi desain, kenapa ngikuti yang sudah puluhan tahun? Kenapa tidak mencoba mengadaptasi seri Beretta ARX-160 yang baru diluncurkan 2008-an? atau XM-8, XM-25, XM-29 yang era 1990-2000-an? atau kalau memang kita 'dekat' dengan fabrikan FN Herstal, bisa juga melirik seri FN SCAR mereka yang sudah mulai di produksi tahun 2007 itu.
FN SCAR
XM-8 Carbine
Selain lebih baru, tentu saja (menurut gw) lebih disesuaikan dengan kondisi peperangan ke depan ketimbang desain lama yang mungkin lebih sesuai pada masa lalu. Mungkin (mungkin lho ya?) desain senjata-senjata terbaru juga dapat lebih memberikan kebanggaan pada prajurit-prajurit kita.
Itu mengenai senapan serbunya (assault rifle), untuk senapan mesin ringannya ((SMG (Submachine Gun) yang menurut gw senjata-senjata Pindad seri PM2 ini masuk kategori itu, mungkin bisa mengadaptasi seri SMG yang lebih terkini.
H&K MP7

Mungkin dari fabrikan H&K bisa mengadopsi desain MP7 atau dari fabrikan FN bisa mengadopsi seri P90. Malah, bisa juga mencoba mengadaptasi desain-desain yang memang juga masih dalam taraf desain kayak TDI Vector . Atau mungkin malah mencoba yang lebih baru seperti corner shot gun malah???
corner-shot gun
TDI Vector
Tentu saja masih banyak desain senjata lain yang lebih terkini yang mungkin temen-temen lebih tahu. Intinya sih gw cuma pingin senjata produksi kita, juga jadi senjata yang dicatat dalam sejarah.
VB Berapi LP06
Malaysian VB Berapi LP06
Malaysia contohnya; gw sendiri kurang tahu sudah diproduksi atau masih taraf desain. Tapi desain senapan serbu mereka, yang dinamai "VB Berapi LP06" diakui tidak mengadopsi bentuk senjata manapun.
Bagaimana kehandalannya, gw juga kurang paham. Disini gw cuma berbicara masalah disain. Soal fungsi dan lain-lain gw ga ada referensi. Dalam hal ini, desain tersebut dianggap baru.
Memang sesuatu yang baru belum tentu lebih baik dari yang telah ada. Tapi dalam konteks desain, tentu saja disain sendiri (atau desain baru) akan lebih "wah" dijadikan produk senjata kebanggaan Indonesia nantinya.
Syukur-syukur kalau dibarengi dengan beragam perhitungan tajam untuk fungsi yang tentu saja gw sebagai orang awam ya nggak tau apa saja itu-itunya.. <g>

Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap desainer-desainer senjata kita, mohon kalau ternyata tidak sengaja sampai membaca tulisan ini, dianggap lalu saja tulisan ini. Soalnya emang cuma uneg-uneg saja, tanpa latar belakang pengetahuan dan lain-lainnya.
Yang benar adalah harapan.. Harapan untuk produk yang lebih baik lagi dari Pindad.
Ayo berkreasi lebih berani lagi..

9 komentar:

  1. mantabs brou.....menurut gue masukan knapa gk boleh...semua warga negara.....boleh dong kasih sesuatu yg berarti bagi bangsanya yaaaah...walaupun itu secuil...

    http://www.RahasiaWebsitePemula.com/?id=jumi

    BalasHapus
  2. setiap negara harus menetapkan sekala prioritas bukan?nah indonesia juga gitu.prioritas indonesia adalah segera punya produk senjata sendiri yang tidak tergantung asing,maka tepat kita menjadikan ss 1 sebagai basis produksi yang kemudian dikombinasi dengan m16 ak dsb sebagai usaha utk menyempurnakan kualitas produk nah baru setelah itu kita bicara disain futuristik dsb ok?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalah disain gak masalah, yang penting kualitas nya,dengan ss2 v4(kalo gak salah v4)TNI menang telak di ajang lomba senapan internasional AASAM 2016,bukan hanya di tahun 2016 saja,tapi itu sudah 9 kali berturut-turut!, itu bukti senjata pindad punya kualitas yg sangat bagus,mirip istilah "dont judge at the cover" jangan liat dari luar nya, mungkin ada banyak senjata yg punya desain lebih menarik ketimbang desain ss2 milik indonesia,tapi dari segi kualitas(akurasi dan sebagai nya) 23 mendali emas sudah cukup membungkam mulut-mulut yang suka mencemoh senjata indonesia,bahkan baru-baru ini, versi lawas nya yaitu ss1 v1 berhasil membuat USMC geleng-geleng kepala, bagai mana tidak? Pasal nya,saat melakukan zeroing sebelum latihan bersama di hawai (ane lupa tanggal nya,bisa search di google) senjata ss1 v1 mampu menebus rompi anti peluru USMC dengan plat baja setebal 1,75 cm!bahkan salah satu petinggi USMC mengaku senjata m4 milik AS saja hanya mampu membuat plat ini bengkok, karena plat tersebut terbuat dari baja khusus yg dapat menahan laju peluru,
      Nah gimana gan? Masih ragu dengan potensi senjata pindad ?
      I LOVE INDONESIA

      Hapus
    2. Masalah disain gak masalah, yang penting kualitas nya,dengan ss2 v4(kalo gak salah v4)TNI menang telak di ajang lomba senapan internasional AASAM 2016,bukan hanya di tahun 2016 saja,tapi itu sudah 9 kali berturut-turut!, itu bukti senjata pindad punya kualitas yg sangat bagus,mirip istilah "dont judge at the cover" jangan liat dari luar nya, mungkin ada banyak senjata yg punya desain lebih menarik ketimbang desain ss2 milik indonesia,tapi dari segi kualitas(akurasi dan sebagai nya) 23 mendali emas sudah cukup membungkam mulut-mulut yang suka mencemoh senjata indonesia,bahkan baru-baru ini, versi lawas nya yaitu ss1 v1 berhasil membuat USMC geleng-geleng kepala, bagai mana tidak? Pasal nya,saat melakukan zeroing sebelum latihan bersama di hawai (ane lupa tanggal nya,bisa search di google) senjata ss1 v1 mampu menebus rompi anti peluru USMC dengan plat baja setebal 1,75 cm!bahkan salah satu petinggi USMC mengaku senjata m4 milik AS saja hanya mampu membuat plat ini bengkok, karena plat tersebut terbuat dari baja khusus yg dapat menahan laju peluru,
      Nah gimana gan? Masih ragu dengan potensi senjata pindad ?
      I LOVE INDONESIA

      Hapus
    3. Setuju apa kata mas udin. Emang sih mungkin dari segi bentuk, mungkin senapan pindad kesannya kayak biasa-biasa aja. Tapi toh semua senapan keren kayak M4 carbine, kalashnikov, Steyr de el el juga dulunya bentuk awal mereka malah lebih ancur dari versi terbarunya saat ini(menurut ane). Ane yakin kok nanti juga bentuk senapan pindad bakalan berkembang juga.

      Maaf kalo komentar ane ngeselin, ane juga awam macem authornya

      Hapus
  3. Seep,Bos.. Ane se7 dgn proyeksinya..
    Tpi,mnurut ane,ga mslh tuh soal desain silang-silung dlm mncari hasil yg trbaik..toh produsen yg anda banggakan pun melakukannya..Heckler&Koch (Germany) mnjadi penghulu atas pernikahan M16 & M4 (mempelai asal USA),hingga lahirlah HKG416 & dianggap sbgai gen plg smpurna dari daya tahan,recoil,akurasi,dsb (mnurut mreka).
    Kilas balik sejarah,kita kan udh beli lisensi penuh FNC hingga smpe hari ini snjata tsb oleh teknisi2 putra bangsa sdh di-evolusi teknis & appearance-nya, mulai dari SS1 sampe adik2 & sepupu2nya disesuaikan KEBUTUHAN pasukan organik lokal & selebihnya utk pasar mancanegara.
    Buktinya,TNI pnya respek & reputasi dimata militer dunia atas prestasi2nya di event2 militer dunia..& snjata2 produk Pindad laris pesanan di bbrpa negara Amrik selatan,bbrpa negara Afrika,& negara2 Asia lainnya trmasuk tetangga juga..
    Silang-silung dari produk lokal oleh putra lokal untuk mndapatkan produk unggulan suai kebutuhan,mnurut ane malah sgt membanggakan..dibanding mencontoh dari produk luar yg sdh ada.
    Soal bullpup malay (berapi)..hehee..coba bos caritau ada cerita apa hbungannya dengan pihak rusia..:)
    Bkn ane membela buta produk pindad..yup..msh bnyk yg hrs dievaluasi oleh pindad atas kualiti produk2nya,trutama peluru...tapi,so far ane cukup bangga dengan prestasi anak bangsa di pindad.
    Sederhananya bgini,Bos.. Kluarga besar SS nya pindad itu sdh diakui oleh bnyk pihak militer dunia atas dayatahan medan,akurasi,& lethal-nya..trmasuk pihak militer US.
    Jgn iseng2 meng'kompare produk senjata lokal dgn US lahh,Bos.. Mreka itu mmg produsen snjata sejak zaman kita msh mencoba bikin pacul sendiri. Karakter negara & militer mereka yg "strike" & "expansif" jelas2 beda dgn TNI yg defensif, makanya kebutuhan teknologi senjatanya-pun beda. Belum lg soal bahwa pemasukan negara sprti US mmg dari hasil jualan snjata..mkanya mreka hepi2 aja bila ada perang dimana-mna.

    Btw,soal silang-silung desain produk senjata pindad..monggo sob-sob cekidot :
    http://www.kaskus.co.id/thread/50d4a5828327cf7e74000036/spr---ss234/1
    ckckckckck.. edaan,Cuu

    BalasHapus
  4. Betul juga tuh,,,kalo emang PINDAD nanti mau merancang seri lain dari SS nya,boleh boleh aja mengadaptasinya dari keluaran mutakhir,bukankah negara kita terkenal dalam hal memodifikasi,mengadaptasi teknologi mutakhirnya trus memodifikasi kekurangannya sesuai dgn kebutuhan militer kita...nyontek dikit gapapa laaaah....LONG LIVE MY COUNTRY...!!!!

    BalasHapus
  5. malaysia punya kyk alat sedot jamban bro... hahahaaaa

    BalasHapus
  6. XM 18 itu banyak kurangnya bro nggak di pake sama us. Kalo masalah desain emang iya saya aku untuk pm 2 ketinggalan.
    Kalo untuk desain SS-2 jika dibandingin sama Hk 416 memang kurang bagus menurut saya. HK dalam desainnya punya keunggulan dengan picanty Rail yg bisa di sesuaikan dengan mudah tpi pincanty Rail itu juga lebih mudah kotor daripada tanpa pincanty rail. Mengingat Medan Indonesia yg seperti ini maka di buat tanpa picanty rail toh kalo pakai cuma sebagian.

    BalasHapus